You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Rahayu

Kec. Margaasih, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat
Info
SELAMAT DATANG di Website Desa Rahayu, Segala informasi tentang Desa Rahayu tersedia di Website ini. Jika ada informasi yang kurang jelas silahkan hubungi nomor kontak Admin Web. TERIMA KASIH

SDGs Desa Nomor 18: Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif


SDGs Desa Nomor 18: Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif

Kelembagaan desa merupakan komponen yang sangat vital untuk mendorong keberlanjutan pembangunan. Karena itulah, keberadaan kelembagaan Desa harus diperkuat sehingga dapat menopang pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

SDGs Desa berusaha untuk mempertahankan kearifan lokal, serta melakukan revitalisasi dan menggerakan seluruh elemen lembaga-lembaga di tingkat desa. Karena, keterlibatan semua elemen desa, kuat dan berfungsinya lembaga di desa dalam kehidupan masyarakat, akan menjadi penopang kehidupan kebhinnekaan di desa yang dinamis, serta pendorong tercapainya SDGs Desa.

Pada tahun 2018 partisipasi penduduk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar sudah cukup besar, yaitu sebesar 85,43 persen (BPS, 2018). Apabila dikategorikan berdasarkan tempat tinggal, penduduk perdesaan lebih banyak yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dibandingkan penduduk perkotaan (88,56 persen berbanding 82,94 persen). Adapun tiga kegiatan sosial kemasyarakatan yang paling banyak diikuti penduduk usia 10 tahun ke atas dalam tiga bulan terakhir, yaitu kegiatan kematian (63,87 persen), keagamaan (61,87 persen) dan sosial lainnya (46,82 persen).

Tabel 1. Persentase Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Kota-Desa Tahun 2018

Karakteristik demografi Kegiatan sosial kemasyarakatan Keagamaan Keterampilan Olahraga/Permainan GotongRoyong
Perkotaan 82,94 58.45 1,54 15,64 39,45
Pedesaan 88,56 66,16 1,57 12,85 45,49
Total 85,43 61,87 1,56 14,40 42,13

Sumber: BPS – Susenas MSBP 2018

Untuk mencapai tujuan SDGs Desa 2030 ini, digunakan beberapa indikator di antaranya: lestarinya kegiatan tolong menolong dan gotong royong; partisipasi tokoh agama dalam kegiatan pembangunan desa; perlindungan warga desa terhadap kaum lemah dan anak yatim; pelestarian budaya desa; serta penyelesaian masalah warga berdasarkan pendekatan budaya.

Bagikan artikel ini:
Komentar

APBDes 2022 Pelaksanaan

Rp1,470,168,500 Rp3,250,284,500
45.23%
Rp0 Rp3,250,284,500
0%

APBDes 2022 Pendapatan

Rp1,535,000 Rp9,000,000
17.06%
Rp40,406,550 Rp252,830,600
15.98%
Rp0 Rp2,000,000
0%
Rp704,054,000 Rp1,408,108,000
50%
Rp136,001,750 Rp272,003,500
50%
Rp588,171,200 Rp1,176,342,400
50%
Rp0 Rp130,000,000
0%

APBDes 2022 Pembelanjaan

Rp0 Rp1,528,206,900
0%
Rp0 Rp879,407,400
0%
Rp0 Rp57,200,000
0%
Rp0 Rp73,000,000
0%
Rp0 Rp712,470,200
0%